Berbagi Cerita Pengalaman Tes PT. PLN Tahun 2016

Nakhodaku.com - Tes PT PLN. Assalamualaikum kawan-kawan semua... Maaf ya lama nggak update blog lagi, baru sempet nulis lagi sekarang ini. Okelah, Btw sekarang aku mau berbagi tulisan lagi nih tentang cerita pengalamanku tes PT. PLN tahun 2016 ini.

Yups langsung saja ya ceritanya dimulai. . . .
Cerita Pengalaman Tes PT. PLN Tahun 2016

Cerita Pengalaman Tes PT.PLN


Pasti kalian sudah tau dong tentang PT. PLN ? itu lho... salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang ketenagalistrikan. Ah..kalian semua pasti sudah tau lah nggak perlu dikenalin lagi, lha wong kalo pas ada pemadaman listrik pasti banyak yg mengeluh dan memaki-maki PLN di sosial media kamu kok.. (hayyo ngaku, hehe )

Oke sip, aku lanjutin lagi...

Tanggal 27-28 Agustus 2016, PT. PLN membuka rekrutmen umum melalui Career Days UGM ke-20 di Graha Sabha Pramana Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Kebetulan aku sudah resign dari tempat kerjaku sebelumnya, jadi aku daftar kesana.

Sesampainya di lokasi, ternyata bukan aku saja yang mendaftar.. (yaiyalah..namanya juga rekrutmen umum ^_^) Ribuan pendaftar baik yang fresh graduated maupun yang sudah pengalaman kerja, baik yang jurusan teknik maupun ekonomi tumpah ruah di GSP, UGM. Setelah kurang lebih 2 jam mengantri, akhirnya aku berhasil menaruh berkas pendaftaranku di booth PLN yang tersedia. Alhamdulillah... lega sudah mengarungi tahap pertama.

Ya, Rekrutmen PT. PLN memang diselenggarakan secara bertahap dengan menggunakan sistem gugur. Artinya, jika kamu tidak lolos pada tahap pertama maka kamu tidak boleh lanjut ke tahap selanjutnya. Begitu seterusnya..

Sharing Pengalaman Tes PT PAMAPERSADA NUSANTARA dan Contoh Soal-Soalnya

Untuk tahap-tahapnya apa aja dan bagaimana urutannya, itu relatif dan sering berubah-ubah tergantung dari kebutuhan PLN. Semakin urgent PLN butuh tenaga kerja maka biasanya semakin sedikit tahap tes yang diadakan. Namun, secara umum tahap-tahap pada tes rekrutmen PT. PLN adalah

  • Tes Administrasi
  • Tes GAT (Generap Aptitude Tes)
  • Tes Akademik dan Bahasa Inggris
  • Psikotes
  • Tes Fisik (Tes Kesehatan 1)
  • Tes Laboratorium (Tes Kesehatan 2)
  • Tes Wawancara
Namun, pada rekrutmen PLN di Career Days Ke-20 UGM yang kemarin aku ikuti, ada sebuah tes baru yang diterapkan oleh panitia rekrutmen PT PLN (Persero) yaitu "Tes Adaptip PLN". Apa itu ? tenang...Nanti di bawah saya jelasin

Oke saya jelaskan satu per satu tahapannya ya..

1. Tes Administrasi
Pada tahap ini sebenarnya tak terlalu sulit. Asal berkas kamu lengkap dan sesuai dengan apa yang diminta panitia, insyaAllah pasti lolos. Berkas2 yang dibutuhkan biasanya : CV, Surat lamaran, Ijasah/SKL, transkip nilai, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Foto dan surat keterangan belum menikah. 

Semua berkas yang kamu siapkan harus sesuai dan sama persis dengan list dokumen apa saja yang diminta panitia. Misalnya : kalo di pengumuman sudah dicantumkan bahwa hanya mahasiswa yang sudah lulus saja yang boleh mendaftar, maka kamu-kamu yang belum lulus sidang jangan coba-coba daftar.. kalo tetep mau nyoba sih silahkan, insyaAllah disuruh pulang sama panitianya..alias nggak diterima.

Semua BUMN memang menerapkan aturan yang sangat ketat terhadap kelengkapan berkas semua peserta rekrutmen pegawainya, termasuk PLN ini. Tahun 2015 kemarin, berkasku juga pernah ditolak panitia dengan alasan belum ada ijasah dan nggak ada surat keterangan lulus, padahal waktu itu aku sudah lulus sidang dan kata Kajurku besok senin baru bisa ngambil SKLnya (ketika itu aku daftar hari sabtu). Aku sudah minta agar SKLnya bisa nyusul tapi panitianya dengan muka tak bersalah tetap saja menolak berkasku. Akhirnya belum tes apa-apa, aku sudah gagal di seleksi berkas alias tes administrasi. Gimana, pasti kecewa kan? Sakitnya tuh disini (sambil nunjuk dengkul)
"Tips tes Administrasi/Seleksi Berkas PT PLN adalah persiapkan semua berkas yang dibutuhkan dari rumah/kos-kosan, jangan lupa bawa juga flaskdisk yang berisi soft file semua berkas yang ada jika sewaktu-waktu dibutuhkan tinggal cari printer di lokasi rekrutmen"

2. Tes GAT (General Aptitude Test)

Pada tes GAT PLN itu seperti tes logika sederhana dan penalaran. Soal-soalnya cukup mudah yang penting fokus, konsentrasi dan cepat dalam berpikir. Ada beberapa macam soal yang diujikan dalam tes GAT.


a. Tes hubungan makna (20 soal, 6 menit)

Contohnya gini nih:

Hutan : Kayu = Dinding : ….

Pilihan jawaban: a. batu bata, b. cat, c. tembok, d. dinding

Rokok : Asbak = Air : ….

Pilihan jawaban: a. ember, b. sumur, c. selokan, d. danau


b. Tes penalaran makna (20 soal, 6 menit)

Tes ini meliputi lawan kata, sinonim, dan pengetahuan umum


c. Tes perbedaan makna (40 soal, 6 menit)

Pada tes ini kita disuruh memilih satu kata yang artinya berbeda dari kata-kata yang lain.

Contoh:

a. meja, b. kursi, c. bangku, d. kuda, e. kaki meja

contoh yang lain:

a. jembatan, b. perkimpoian, c. jarak, d. masyarakat


d. Tes barisan dan deret bilangan (20 soal, 8 menit)

Contoh: 2, 4, 6, 8, ?

Pada pilihan jawaban: a. 10, b. 9, c. 12, d. 11


e. Tes soal cerita matematika (20 soal, 8 menit)

Contoh:

Sebuah pekerjaan dapat diselesaikan oleh 7 orang dalam 2 hari, berapa orang yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dalam waktu setengah hari?


f. Tes deret gambar (20 soal, 10 menit)

Pada bagian ini, berbagai jenis tes gambar akan diujikan seperti deret gambar, konsistensi logis, gambar yang dipotong-potong, dan sebagainya.

g. Tes kubus (20 soal, 10 menit)

Tes ini menguji daya imajinasi kita, ketika kubus harus diputar atau dibolak balik beberapa kali.

*Tes essay hyponim

Contoh:

Flamboyant – Dahlia = Bunga

Gula – Intan = ….

Bawah – Atas = ….

Awal – Akhir = ….


h. Tes memory atau hafalan

Pada bagian ini kita disuruh menghafalkan 5 item yang masing-masing mempunyai 5 sub-item (totalnya menjadi 25 item yang huruf awalnya berbeda). Waktu untuk menghafal hanya 3 menit, setelah itu teks yang terdiri dari 25 itu ditutup dan kita disuruh mengerjakan soal. Tips pada tes jenis ini adalah, kita hafalkan ke-25 kata/benda tersebut dengan memperhatikan huruf awalnya saja, Karena yang ditanyakan di soal adalah huruf awal setiap kata tersebut.

"Tips tes GAT PT. PLN adalah Perbanyak latihan soal psikotes yang ada di buku maupun yang ada di Internet. Semakin banyak latihan, semakin baik. Ingat ! Practice makes Perfect"

3. Tes Akademik dan Bahasa Inggris

Pelaksanaan tes akademik dan Bahasa Inggris biasanya dilangsungkan dalam sehari dan nilainya diakumulasikan, artinya adalah kalian harus mempunyai nilai yang baik pada tes akademik maupun tes bahasa inggris. Jika hanya dapat nilai yang baik pada tes akademik dan jeblok pada tes bahasa inggris atau sebaliknya, maka sudah dipastikan kalian akan gugur di tahap ini. 

Soal tes akademik biasanya disesuaikan dengan jurusannya. Jadi kalau kamu dari jurusan Elektro ya dapat soal elektro, kalau dari jurusan sipil ya dapat soal jurusan sipil dan seterusnya. Soal-soalnya tak jauh beda dari soal-soal ujian semester di kuliah. So, jika kamu sudah terbiasa mengerjakan soal ujian semester sendiri, nggak nyontek temenmu pasti mudah melewatinya. hehe

Kalau untuk soal bahasa inggris mirip dengan soal-soal yang diujikan pada tes TOEFL, ada grammar, reading artikel dsb. Kalau nilai TOEFLmu sudah cukup bagus, nggak ada yang perlu ditakutkan di tahap ini.
"Tips tes Akademik dan Bahasa Inggris PT PLN adalah kalau kamu memang nggak tau jawabannya, mending nggak usah dijawab karena biasanya panitia menerapkan pengurangan poin pada jawaban yang salah. Namun, jangan dikosongi semua ya jawaban kamu ^_^"


Tes Adaptif PLN atau biasa disebut sebagai TAP merupakan salah satu bentuk rangkaian tes seleksi calon karyawan PT PLN (Persero). Berbeda dari yang sudah-sudah, TAP dilakukan untuk menggantikan jenis tes GAT (General Aptitude Tes) yang sebelumnya dilakukan oleh PLN. Disebutkan dalam sesi pembukaan acara, bahwa TAP adalah satu bentuk tes baru yang dikembangkan oleh PT PLN (Persero) sendiri untuk menyeleksi calon karyawannya. 

Menurut salah satu rekruter PT PLN (Persero), Imadya Nareswari, Plt Spv Pengelolaan Diklat dan Kompetensi, perbedaan TAP dengan tes GAT sebelumnya adalah pada prosesnya yang dilakukan secara online. Dalam kesempatan ini, Imadya juga menuturkan alasan PT PLN (Persero) mengubah tes GAT menjadi TAP. “Kaya yang kita tahu, tes GAT itu sudah banyak (beredar-red) kalau kita cari di toko buku gitu kan, bisa belajar, ’oh soalnya kaya gini’, memang persis sih yang keluar tetapi kita enggak bisa memotret orang itu dengan seoptimal mungkin, jadi hasilnya seperti fake,” jelas Imadya. Berkaca dari fenomena tersebutlah, maka PT PLN bekerja sama dengan Assessment Center menciptakan Tes Adaptif ini. 
Jadi Tes Adaptip PLN digunakan untuk menggantikan Tes GAT yang dianggap terlalu mudah karena sudah banyak contoh soal tes GAT PLN yang beredar dan selalu berulang tiap tahunnya. Tes Adaptip PLN sebenarnya sama dengan GAT hanya saja dikerjakan secara online dan diberikan durasi waktu menjawab tiap soalnya. Soal-soal pada TAP juga bertingkat, artinya : jika pada soal pertama jawaban kita benar, maka soal kedua akan semakin sulit. Jika jawaban soal kedua masih benar, maka soal ketiga akan semakin sulit. Namun, jika jawaban soal kedua salah, maka soal ketiga grade soalnya akan semakin mudah. Begitu seterusnya..
"Tips tes Adaptip PLN adalah jaga kondisi tubuh, usahakan perut tidak terasa lapar karena tes akan dilaksanakan di hotel atau gedung yang berAC sehingga cepat membuat haus dan lapar. Bersikap tenang, Fokus dan konsentrasi dalam menjawab setiap pertanyaan."
 5. Psikotest PLN

Soal-soal yang ada di tahap Psikotes PLN secara umum sama dengan Psikotes di rekrutmen perusahaan lain. Ada PAPI Kostick Test, Tes Warteg, Gambar Pohon, gambar orang dan tes Pauli.
  • PAPI Kostick Test
tes ini terdiri dari 100 nomor, setiap nomor berisi dua pernyataan. teman -teman diminta memilih yang paling sesuai dengan kepribadian. Tes ini dilakukan untuk mengetahui kepribadian seseorang dan kecocokan karakter terhadap pekerjaan yang dilamar.
  • Warteg Test
Dalam tes ini, kawan-kawan akan diminta meneruskan titik/garis yang ada di 8 kotak menjadi sebuah gambar utuh yang mempunyai makna. Misal menjadi gambar hewan, tanaman, gedung dsb. Kita juga diberi kebebasan untuk mulai menggambar dari kotak mana saja, setelah itu diberi nomor 1 sampai 8 sesuai urutan gambar yang kita buat.

Setiap kotak juga diberikan nama/judul gambar yang kita buat. Kemudian, kita diminta untuk memberikan tanda plus (+) terhadap gambar yang paling kita sukai dan memberikan tanda minus (-) untuk gambar yang paling tidak kita sukai. Selain itu juga diminta untuk memberikan tanda (M) untuk gambar yang kita anggap paling mudah dan memberikan tanda (S) untuk gambar yang kita anggap paling sulit untuk digambar.
  • Menggambar pohon
 Peserta diminta menggambar pohon berkambium, bercabang, berakar, dan berbuah. Ditampilkan pula contoh nama-nama pohon yang tidak boleh digambar (seperti: pohon kelapa, pohon beringin, pohon palem dll). Kemudian setelah digambar, diberi nama pohon yang digambar dibagian atas/bawah kertas.

Kalau saya kemarin menggambar pohon mangga lengkap dengan batang, akar, daun dan buahnya secara jelas dan lengkap serta senyata mungkin seperti aslinya, walaupun gambarnya nggak bagus-bagus amat sih.
"Tips tes menggambar pohon : nggak perlu gambar yang bagus yang penting lengkap semua komponen pohon dan bentuknya proporsional."
  • Menggambar orang
Peserta diminta menggambar seeorang yang sedang melakukan suatu pekerjaan. Setelah digambar diberikan keterangan siapa dan apa yang dilakukan. Selanjutnya ditulis juga 3 poin kelebihan & kekurangan orang yang digambar tersebut. Saya kemarin menggambar diri saya sendiri sebagai teknisi yang sedang mengawasi proyek/pekerjaan. Saya asumsikan 5 tahun ke depan saya telah menjadi supervisor dan mempunyai tanggung jawab yang besar di dalam suatu proyek pekerjaan yang penting bagi perusahaan.
"Tips tes menggambar orang :  gambarnya bertubuh lengkap, memakai atribut lapangan lengkap dan proporsional bentuk badannya."
  • Tes Pauli
Tes terakhir ini adalah tes yang paling saya benci karena tanganku pegelnya minta ampun
i dibuatnya. Tes ini disajikan dalam bentuk angka 0-9, secara vertikal, dalam kertas A2 bolak-balik. Pengerjaannya sekitar 1 jam dan setiap beberapa menit diminta untuk menggaris angka yang terakhir kita kerjakan.

Tes Pauli dilakukan untuk mengetahui sisi ketelitian, kecepatan bekerja, konsistensi, dan ketahanan kerja. Seumur hidup aku tes pauli nggak pernah sekali pun bisa menyelesaikan secara penuh bolak balik. Paling-paling hanya mampu satu setengah halaman. Waktu tes PLN kemarin juga hanya mampu 1,5 halaman nggak bisa selesai 1 lembar bolak balik.
"Tips tes Pauli : tenang, konsentrasi dan fokus. kerjakan secara benar dan usahakan grafik garis yng kita buat tidak terlalu fluktuatif. Trend grafik yang semakin menanjak lebih bagus"

6. Tes Fisik  (Tes Kesehatan 1)
Pada tes Fisik ini para peserta akan dicek tubuh bagian luarnya. Lokasi tes fisik dan tes laboratorium diselenggarakan di Laboratorium Klinik seperti Prodia, Prahita dsb. Prosesnya cukup cepat namun antrinya yang cukup lama. Hal-hal yang dicek ketika Tes Fisik PLN adalah :

  •  Pengecekan BMI (Body Mass Index) dari tinggi dan berat badan, menggunakan alat pengukur digital (Badan yang proporsional lebih diutamakan)
  • Tensi darah (Usahakan istirahat yang cukup sebelum tes),
  • Pengecekan minus mata (temenku yang -1 masih ditoleransi lolos),
  • Tes Buta Warna (Kamu yang jurusan teknik kalau nggak lolos kebangetan)
  • Tes Keseimbangan (Matanya ditutup lalu disuruh jalan lurus)
  • Tes Ambeien (Disuruh telanjang lalu diintip dokternya )
  • Tes Mulut (Dicek gigi, gusi dan amandel
7. Tes Laboratorium (Tes Kesehatan 2)
Jika pada tes fisik, peserta dicek tubuh bagian luar maka pada tes laboratorium akan dicek tubuh bagian dalam. Beberapa hari sebelum tes, para peserta sudah diberi tahu untuk menjaga fisik dan menjaga asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh serta menghindari beberapa makanan yang berlemak jenuh dan berkolesterol tinggi. Para peserta juga diperintahkan untuk puasa 12-14 jam sebelum tes berlangsung. 

Adapun hal-hal yang dicek ketika tes laboratorium PLN adalah :
  • Tes Darah (Hindari makanan berkoleserol tinggi dan berlemak)
  • Tes Urine (Perbanyak minum air putih, walaupun disuruh puasa namun boleh minum air putih)
  • Tes Audiometri (Jauhi penggunaan headset minimal 3 hai sebelum tes dan bersihkan kotoran telinga)
  • Tes Jantung /EKG (Rileks dan tenang)
  • Tes Rontgen Thorax (Bagi kamu yang perokok, berhenti merokok dan usahakan minum soda seminggu sebelum tes)
Setelah menunggu 2 minggu dari tes Laboratorium, akhirnya keluar juga pengumuman bahwa saya lolos ke tahap wawancara akhir. Jadwal wawancara saya adalah hari kamis, 3 November 2016 pukul 14.00 - 15.00 WIB di kantor PT. PLN Area Yogyakarta di Jl. Gedongkuning No.3 Banguntapan, Bantul. 

Walaupun jadwal tesku jam 2 siang namun hari itu aku datang ke kantor pukul 12.45 WIB sambil mengumpulkan beberap berkas yang diminta dan jaga-jaga jika jadwal tesnya dimajukan. Ternyata benar, jadwal tesku maju pukul 13.45 WIB. Aku masuk di salah satu kotak ruangan yang disiapkan. Ada 6 kelompok yang terbagi di dalam 6 kotak ruangan. Aku masuk kelompok 3.

Di dalam kotak ada 2 orang interviewer. Satu orang ibu dari panitia ECC UGM, (maaf lupa namanya) yang satu Bapak Fauzan dari PT PLN. Sebelum interview dimulai, panitia ECC UGM tersebut meminta ijin untuk merekam omonganku, katanya sih untuk dokumentasi jika suatu saat dibutuhkan untuk pembuktian suatu hal.

Aku lalu mempersilahkannya... dan wawancara pun dimulai, aku diminta untuk bercerita panjang lebar mengenai kehidupanku. Mulai dari latar belakang keluarga, latar belakang pendidikan, prestasi yang pernah diraih, tentang perkuliahan, tentang organisasi, tentang pengalaman kerja dan lain sebagainya. Ada juga pertanyaan tentang reaksiku tentang suatu kondisi yang tidak sesuai dengan ekspektasi atau nilai-nilai yang tidak sesuai dengan apa yang aku yakini.

Cerita Pengalaman Pertama Wawancara Kerja di PT.Djarum
Pada kesempatan wawancara itu juga ditanyakan tentang pilihan pembidangan dan area kerja yang aku pilih. Aku tegas enjawab memilih "pemabangkitan" karena aku ingin belajar lebih dalam tentang bagaimana listrik diproduksi. Untuk area kerja atau penempatan, karena diminta memilih pulau selain jaw, bali dan sumatera Maka aku memilih Pulau Borneo alias Kalimantan dan Pulau Sulawesi untuk penempatan kerja.

Setelah selesai bertanya tentang aku, gantian Pak Fauzan yang bercerita tentang pekerjaan-pekerjaan di PLN dan informasi tentang jadwal diklat, masa OJT sampai proses pemberian SK pegawai. Pak Fauzan juga menjelaskan, di PLN dilarang menikah sesama pegawai PLN. Jika sudah terlanjur sama-sama cinta, maka salah satu pihak wajib mengundurkan diri. Namun, setiap pegawai PLN mempunyai masa kontrak 5 tahun, jika dilanggar maka ada denda pinalti hingga 150 juta rupiah. Setelah puas mendengarkan penjelasan tersebut, aku dipersilahkan untuk keluar ruangan dan pulang. Total wawancara yang aku lakukan sekitar 1 jam

"Tips Tes Wawancara PLN adalah selalu jawab pertanyaan dengan jujur dan penuh antusias, tunjukkan bahwa kamu sangat tertarik bergabung di PLN dan siap untuk menerima segala tantangan"
 Terima kasih telah membaca cerita pengalamanku tes PT PLN, semoga dapat menjadi gambaran bagi teman-teman yang ingin bergabung bersama di PT PLN (Persero). Semoga bermanfaat...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berbagi Cerita Pengalaman Tes PT. PLN Tahun 2016"